Prinsip Kerja Pesawat Centrifuge

CENTRIFUGE

 

1.     Dasar Pesawat Centrifuge

Centrifuge banyak digunakan dalam, Laboratorium – laboratorium kimia, Farmasi dan Pabrik – pabrik industri kimia. Biasanya centrifuge digunakan untuk memisahkan serum dari darah. Tetapi secara umum centrifuge digunakan untuk memisahkan larutan atau emulsi yang mempunyai berat molekul yang berbeda. Untuk mengetahui unsur- unsur yang ada dalam darah maka diperlukan suatu zat kimia yang berfungsi sebagai katalis yaitu reagent.

Gambar 1 Centrifuge

 

Pada prinsipnya centrifuge memakai gaya centrifugal sebagai tenaga pemisah larutan dari cairan yang bersifat homogen menjadi cairan yang bersifat heterogen atau memisahkan beberapa senyawa yang mempunyai berat molekul yang berbeda. Karena putaran ini maka akan timbul gaya centrifugal, besarnya ditentukan oleh parameter – parameter dibawah ini.

1.      Massa partikel – partikel ( m )

2.      Kecepatan sudut ( ώ )

3.      Jarak antara titik pusat putaran dan partikel – partikel ( R )

Pemisahan tersebut terjadi karena adanya gaya centrifugal, akan menekan partikel – partikel yang ada dalam cairan sehingga partikel – partikel ini akan bergerak kesebelah luar.

Akibat dari pemisahan tersebut akan diperoleh cairan yang berlapis – lapis sesuai dengan berat molekulnya, sedangkan lapisan yang paling dalam tinggal cairan yang jernih bebas partikel yang terpisahkan dari cairannya.

Seperti telah diterangkan sebelumnya bahwa centrifuge bekerja berdasarkan gaya sentrifugal yaitu gaya yang bekerja ke arah luar titik pusat putaran, sedangkan kebalikan dari gaya tersebut adalah gaya centrifital.

Gambar 2 Gaya Centrifugal

 

Suatu massa ( m ) ditempatkan pada jari – jari R dari titik – titik pusat putaran dengan kcepatan sudut ( ώ ) . Dari hukum Newton II didapat, gaya sama dengan massa kali percepatan yaitu :

F = m.a

F =RVm2. = m ώ2 R

Dimana :

V = TS = Trπ2

Sehingga :

F = 22RTrπ.m

 

Keterangan :

F = Gaya Sentrifugal(Newton)

M = Massa (kg)

a = Percepatan Gravitasi (m/s)

V = Kecepatan Linear (m/s)

T = Massa Putaran (s)

R = Jarak Ujung Tabung Centrifuge Sampai Titik Pusat Poros.

 

Alat centrifuge ini dapat digunakan untuk pemeriksaan darah dan pemeriksaan urine.

1.      Pemeriksaan Darah

a.       Penetapan Golongan Darah

Pemeriksaan ini dilakukan dengan memutarkan centrifuge dengan kecepatan 1000 rpm dan waktu 1 menit.

b.      Uji silang golongan darah dalam larutan garam.

Uji silang dilakukan sebelum melakukan transfusi darah. Pemeriksaan ini dilakukan dengan memutarkan centrifuge dengan kecepatan 1000 rpm dan waktu 1 menit.

c.       Uji silang golongan darah dalam lingkungan : “high protein”

Uji silang yang dilakukan untuk menemukan zat anti Rh. Pemeriksaan ini dilakukan dengan memutarkan centrifuge dengan kecepatan 1000 rpm dan waktu 1 menit.

d.      Mencari adanya Antiglobin

Pemeriksaan ini dilakukan dengan memutarkan centrifuge dengan kecepatan 1000 rpm dan waktu 1menit.

 

2.      Pemeriksaan urine

a.       Pemeriksaan sendimen urin

Pada pemeriksaan ini diusahakan menyebutkan hasil pemeriksaan secara semi kualitatif dengan menyebut jumlah unsur sedimen yang bermakna. Pemeriksaan ini dilakukan dengan memutarkan centrifuge dengan kecepatan 1500 rpm dan waktu 5 menit.

b.      Pemeriksaan Addis Count

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui jumlah unsur sedimen yang bermakna dalam 24 jam dan juga pemeriksaan ini berguna untuk mengikuti jalannya penyakit. Pemeriksaan ini dilakukan dengan memutarkan centrifuge dengan kecepatan 2000 rpm dan waktu 5 menit.

 

 

2.     Blok Diagram Pesawat Centrifuge

 

Gambar 3 Blok Diagram Centrifuge

 

Cara kerja centrifuge secara blok diagram :

Setelah pesawat diberikan supply tegangan PLN maka pesawat akan mendapatkan daya, kemudian saklar kita ON-kan maka pesawat centrifuge bekerja dengan ditandai lampu indikator yang menyala.

Alat ini dilengkapi dengan timer (pengatur waktu) yang berfungsi untuk menentukan lamanya waktu terjadi proses pengendapan dan RPM (pengatur kecepatan motor)  Terlebih dahulu menyetting timer dengan cara memutar selektor sesuai yang dikehendaki, kemudian motor akan memutarkan tabung – tabung yang telah berisikan cairan yang akan diendapkan. Motor dapat diatur dengan memutar selektor RPM sesuai yang dikehendaki. Jika timer sudah menunjukkan angka 0 kecepatan motor lama – kelamaan akan berkurang kemudian berhenti.

Komentar